BOLSEL, Humas Polda Sulut – Satuan Binmas Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) terkait bahaya Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Nunuka Raya, Kecamatan Tomini, pada Kamis (22/1/2026).
Acara dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Bolsel AKP Sunarya, didampingi Kanit Polmas Aipda Made Max Dariatmo, dan Kaur Min Sat Binmas Aipda I Nyoman Maliono. Turut hadir pula Kepala Desa Nunuka Raya, Yayan Kulati, jajaran BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 60 warga setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Nunuka Raya Yayan Kulati menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Polres Bolsel. Ia menilai edukasi ini sangat krusial bagi keselamatan dan masa depan desanya.
”Kami berterima kasih kepada Satuan Binmas Polres Bolsel yang telah hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat kami. Edukasi mengenai dampak pertambangan ilegal ini sangat penting agar warga tidak terjerumus pada aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan,” ujar Yayan.
Kasat Binmas Polres Bolsel AKP Sunarya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dan para penambang dengan pengetahuan komprehensif mengenai risiko yang membayangi aktivitas PETI.
Materi inti disampaikan oleh Kanit Polmas Aipda Made Max Dariatmo. Ia memaparkan bahwa bahaya PETI tidak hanya terbatas pada masalah hukum, tetapi juga menyentuh aspek keselamatan jiwa dan sosial.

