MANADO, Humas Polda Sulut – Respon cepat ditunjukkan jajaran Polresta Manado dalam menangani musibah kebakaran yang menghanguskan lima unit kios milik keluarga M–R di Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, pada Kamis (19/3/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WITA tersebut langsung direspon aparat kepolisian setelah menerima laporan masyarakat melalui call center 110/112. Personel piket fungsi bersama Perwira Pengawas (Pawas) segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi area.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat saat dirinya hendak membuang sampah. Melihat kobaran api muncul dari salah satu kios, ia segera berteriak meminta bantuan warga dan menghubungi pihak kepolisian. Saksi juga berupaya membangunkan salah satu penyewa kios yang tengah berada di lokasi.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh warga bersama petugas pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 06.36 WITA setelah empat unit mobil Damkar diterjunkan ke lokasi.
Selain mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel Polresta Manado juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan akses mobil pemadam kebakaran tidak terhambat.
Tim INAFIS Polresta Manado pun langsung diturunkan untuk melakukan olah TKP awal dan mengumpulkan keterangan saksi.
Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono, menyatakan bahwa kehadiran cepat personel merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Fokus utama kami adalah pengamanan TKP, membantu proses pemadaman, serta memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi tetap terjaga,” ujar Iptu Agus.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting arus listrik.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. “Kami mengingatkan warga untuk rutin mengecek instalasi listrik dan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi dini,” tutup Iptu Agus.

