Satu Pekan Operasi Keselamatan Samrat 2026: Puluhan Pelanggar di Talaud Terjaring

TALAUD, Humas Polda Sulut – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Talaud mencatatkan hasil signifikan dalam sepekan pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2026. Sejak digulirkan pada 2 Februari lalu, pihak kepolisian terus memperketat pengawasan guna meningkatkan disiplin berkendara di wilayah perbatasan utara NKRI tersebut.

​Hingga memasuki hari ketujuh pelaksanaan pada Minggu (8/2), tercatat sebanyak 37 teguran telah dikeluarkan. Selain langkah persuasif, polisi juga mengambil tindakan tegas berupa tilang kepada 6 pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran kasat mata dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Read More

​​Kasat Lantas Polres Kepulauan Talaud Iptu Christian Mewengkang menjelaskan bahwa rangkaian penindakan ini merupakan bagian dari upaya masif kepolisian untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.

​Menurutnya, jenis pelanggaran yang terjaring dalam operasi kali ini masih didominasi oleh masalah administratif dan kelengkapan keselamatan dasar.

​”Pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan, tidak mengenakan helm standar, pengabaian sabuk pengaman, hingga pengendara di bawah umur,” ungkap Iptu Christian pada Senin (9/2) pagi.

​​Meski puluhan pelanggar terjaring, Iptu Christian mengapresiasi sikap warga Talaud yang dinilai semakin dewasa dalam menghadapi pemeriksaan petugas di lapangan. Respons positif ini menjadi sinyal baik bagi terciptanya budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan.

​”Secara umum, respons masyarakat positif. Masyarakat bersikap kooperatif, ini berarti mulai ada peningkatan kesadaran dalam berlalulintas,” tambahnya.

​Kasat Lantas mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, bukan sekadar karena adanya penjagaan petugas.

​”Mari kita selalu disiplin dan tertib berlalulintas, tidak hanya saat dilaksanakan operasi kepolisian saja. Ini demi keamanan dan keselamatan kita bersama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *