Viral di Medsos, Pelaku Kekerasan Anak di Tondano Diringkus Tim Resmob Polres Minahasa

MINAHASA, Humas Polda Sulut – Tim Resmob Polres Minahasa bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait video dugaan kekerasan terhadap anak yang viral di media sosial.

Pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 17.30 Wita, polisi berhasil mengamankan seorang perempuan terduga pelaku di wilayah Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat.
​Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Aipda Hendra Mandang.

Read More

“Terduga pelaku yang diamankan berinisial NPM (29), seorang wiraswasta yang merupakan warga setempat. Sementara itu, korban berinisial MW, seorang pelajar asal Kelurahan Ranowangko, Kecamatan Tondano Timur, yang juga bertindak sebagai pelapor dalam kasus ini,” ujar Kasi Humas Polres Minahasa Iptu Noldy M.

​Berdasarkan keterangan yang diperoleh pihak kepolisian, insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman terkait kehilangan barang. Terlapor merasa keberatan karena telepon genggam milik anaknya diduga diambil oleh korban.

​”Terlapor memanggil MW ke rumahnya untuk mengklarifikasi keberadaan ponsel tersebut. Saat dikonfirmasi, korban tidak mengakui tuduhan tersebut. Hal ini memicu emosi NPM yang kemudian diduga melakukan kekerasan fisik dengan memukul wajah korban berkali-kali hingga mengakibatkan luka di bagian bibir,” terang Kasi Humas.

​Tak butuh waktu lama setelah video kejadian tersebut beredar luas dan laporan resmi diterima, Tim Resmob langsung melakukan penyelidikan lapangan. Terlapor NPM berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke Mako Polres Minahasa.

​”Terlapor telah diserahkan kepada piket Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut,” lanjutnya.

​Ia menegaskan bahwa Polres Minahasa tidak akan menoleransi segala bentuk tindak kekerasan terhadap anak. Kasus ini akan ditangani secara profesional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *